PENGERTIAN KARYA TULIS ILMIAH DAN LANGKAH-LANGKAH DALAM BERPIKIR ILMIAH


KARYA TULIS ILMIAH DAN LANGKAH-LANGKAH DALAM BERPIKIR ILMIAH
Hi gengs…… :)

Seperti yang telah dijelaskan dalam artikel sebelumnya, mengenai pengertian dan jenis karya tulis, jenis yang pertama yaitu karya tulis ilmiah. Atau biasa kita kenal dengan karya ilmiah. Untuk memahami lebih mendalam mengenai jenis karya tulis yang satu ini, maka akan kita bahas lebih detail dalam artikel ini.

PEGERTIAN KARYA TULIS


Karya ilmiah terdiri dari dua kata, yakni “karya”, artinya kerja, berbuat; dan “ilmiah”, artinya bersifat ilmu. 

Ilmu merupakan pengetahuan yang telah teruji kebenarannya melalui metode-metode ilmiah. Oleh sebab itu, ilmu pada hakikatnya adalah pengetahuan ilmiah. Pengetahuan ilmiah yang telah dimili seseorang disertai sikap ilmiah yang ditunjukkan dalam cara berpikirnya, hendaknya menjadi dasar dalam melakukan pekerjaan atau perbuatannya sehingga menghasilkan karya-karya yang bersifat ilmiah pula.

Dengan kata lain, karya ilmiah merupakan hasil karya atau produk manusia (biasanya dalam bentuk tulisan sekalipun tidak hanya itu) atas dasar pengetahuan, sikap, dan cara berpikir yang ilmiah.
Sebuah karya ilmiah harus berdasarkan pada kebenaran ilmiah, yakni kebenaran yang tidak hanya didasarkan pada rasio, tetapi dapat dibuktikan secara empiris. Rasionalisme dan empirisme inilah yang menjadi tumpuan berpikir manusia. Rasinalisme mengandalkan kemampuan berpikir otak atau penalaran, sedangkan empirisme mengandalkan bukti-bukti atau fakta nyata. Menggabungkan kedua cara tersebut di atas, merupakan cara berpikir ilmiah. Oprasional dari berpikir ilmiah adalah penelitian ilmiah.

LANGKAH-LANGKAH DALAM BERPIKIR ILMIAH


Proses berpikir ilmiah yang menghasilkan metode ilmiah harus ditempuh melalui langkah-langkah sebagai berikut:

1. Merumuskan masalah

Yakni mengajukan pertanyaan untuk dicari jawabannya. Pertanyaan yang diajukan hendaknya problematic dalam pengertian mengandung banyak kemungkinan jawabannya. Masalah bisa bersumber dari teori-teori, konsep, prinsip yang terkandung dalam pengetahuan ilmiah bisa pula bersumber dari fakta-fakta khusus secara empiris. Dalam pengetahuan lain masalah bisa diturunkan melalui proses bepikir dedukrif dan bisa pula diturunkan melalui proses berpikir induktif.

2. Pengajuan hipotesis

Yakni jawaban sementara atau dugaan jawaban dari pertanyaan yang telah diajukan di atas. Dalam menetapkan dugaan jawaban tersebut kita harus berpaling kepada khasanah pengetauan. Artinya bahwa hipotesis yang diajukan hendaknya diturunkan dari kajian teoretis melalui penalaran deduktif. 

3. Verifikasi data.

Artinya mengumpulkan data secara empiris kemudian mengolah dan menganalisis data untuk menguji dan benar tidaknya hipotesis. Hipotesis yang telah teruji kebenarannyamelalui data yang diperoleh secara empiris, pada dasarnya adalah jawaban definitive dari pertanyaan yang diajukan. Apabila proses pengujian hipotesis tersebut dilakukan berulang-ulang dan ternyata kebenarannya selalu ditunjukkan melalui fakta/data empiris, maka hipotesis tersebut telah menjadi tesis.

4. Menarik kesimpulan

Artinya menentukan jawaban-jawaban definitive dari setiap masalah yang diajukan atas dasar pembuktian atau pengujian secara empiris untuk setiap hipotesis. Hipotesis yang tidak teruji kebenarannya tetap harus disipulkan dengan memberikan pertimbangan dan penjelasan faktor penebabnya.

Ada dua penyebab yang paling utama, yakni:

Kesalahan ferifikasi data seperti instrument atau alat pengumpul datanya kurang tepat, sumber datanya keliru, teknik analisis data yang digunakan tidak memenuhi syarat.

Kekurangtajaman menurunkan hipotesis dan atau bersumber dari teori yang belum mapan. Namun apabila proses penurunan hipotesis telah dipenuhi dan verifikasi data telah memenuhi persyaratan, hipotetis tetap tidak terbukti kebenarannya, dapat disimpulkan: tidak terdapat bukti-bukti yang kuat bahwa teori yang mendukung hipotesis dapat diaplikasikan dalam kondisi dan  di tempat penelitian tersebut dilakukan. Tidak berarti teorinya harus disalahkan.

Itu tadi uraian singkat mengenai pengertian karya ilmiah dan langkah-langkah dalam berpikir ilmiah. Mengenai sistematika penulisan akan kita bahas dalam lain kesempatan. 

See you next post gengs…. :)


Tag : Tips n Trick
0 Komentar untuk "PENGERTIAN KARYA TULIS ILMIAH DAN LANGKAH-LANGKAH DALAM BERPIKIR ILMIAH"

Back To Top